Museum Gula Colomadu

Museum Gula Colomadu (De Tjolomadoe) Peninggalan Belanda

Terkenal akan daerah yang mempunyai banyak sekali tempat wisata unik dan budaya yang masih sangat kental, menjadikan Karanganyar, Solo dan daerah sekitar lainnya selalu mempunyai sebuah obyek wisata keren dan menarik untuk di kunjunginya. Banyak sekali tempat wisata yang dapat Anda kunjungi jika sedang berada di Solo, baik itu dari tempat wisata kuliner, wisata sejarah, wisata keluarga dan wisata-wisata lainnya. Salah satu wisata yang terkenal di Solo adalah Museum Gula Colomadu.

Museum Gula Colomadu atau yang biasa dikenal dengan nama lain “De Tjolomadoe” oleh warga sekitaran Solo, merupakan sebuah museum yang menawarkan konsep didalamnya berupa peralatan berat yang tertinggal. Dahulunya memang museum satu ini merupakan sebuah pabrik gula aktif. Namun seiring berjalannya waktu, bangunan pabrik gula satu ini disulap dan di jadikan sebuah museum semenjak tak beroperasi lagi.

Berbagai alat berat dan besar yang dahulunya digunakan untuk melakukan proses pembuatan gula, saat ini hanya menjadi benda di yang terbilang sejarah dan di pajang di dalam museum tersebut. Pada saat ini peralatan besar itu tadi sudah di bersihkan serta dicat ulang lagi, namun bukan untuk di operasikan kembali, melainkan untuk di pajang. Selain di repaint kembali, alat-alat berat yang dahulunya berfungsi untuk memproduksi sebuah gula dengan skala yang cukup banyak juga di beri pelapis anti karat.

Hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang ke Museum Gula Colomadu di Solo ini. Pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang alat-alat berat tersebut dan belajar mengenai fungsi dan kegunaan dari setiap alat beratnya. Tak hanya itu saja pengunjung juga akan diajak berkeliling ke lokasi bekas pabrik gula tersebut ditambah dengan ornamen-ornamen bernuansa jaman dahulu.

Museum Gula Colomadu Begitu Mempesona

Nah pastinya Anda penasaran mengenai lokasi lengkap dan berapa harga tiket masuknya bukan? Oleh karena itu terus simak sampai akhir agar Anda mengetahui besaran harga tiket masuk yang di jatuhi pihak pengelola kepada setiap para pengunjung yang datang.

Daya Tarik

Mungkin yang menjadi daya tarik dari tempat wisata satu ini yaitu bangunannya dan juga cerita sejarahnya pastinya. Memiliki sebuah sejarah yang cukup panjang, dahulunya pabrik gula Colomadu didirikan oleh Mangkunegaran IV pada tahun 1861an, kemudian pabrik ini melakukan perombakan pada sebuah lahan tebunya pada tahun 1928 dengan mencapai luas bangunan nya saja 1,3 hektar diatas lahan 6,4 hektar. Bisa di bayangkan luasnya bangunan tersebut bukan, namun sayangnya pabrik gula tersebut tidak beroperasi lagi dan dibiarkan saja bangunan tersebut terbengkalai.

Nah sekitar 20 tahunan dari terbengkalainya bangunan pabrik gula Colomadu tersebut atau lebih tepatnya pada tahun 2017 pabrik gula tersebut dirombak dan di tata ulang menjadi bangunan yang memiliki seni. Sampai pada akhirnya Maret 2018 tepatnya tanggal 24 diresmikan bangunan lagi bangunan tersebut sebagai museum dan museum ini terkenal dengan “De Tjolomadoe”. Bangunan-bangunan dan peninggalan alat produksi gulanya menjadi daya tarik dari tempat wisata satu ini untuk di kunjunginya pada saat hari libur.

Harga Tiket Masuk

Untuk dapat menikmati area De Tjolomadoe, pengunjung yang datang hanya akan dikenakan biaya parkir kendaraan saja. Namun jika ingin masuk ke dalamnya, pihak pengelola saat ini menjatuhi biaya masuk kepada setiap pengunjungnya dengan besaran Rp 35.000, harga tiket masuk sebesar itu Anda sudah mendapatkan sejarah yang menarik, pemandangan yang keren, ditambah lagi para pengunjung akan di beri sebuah snack.

Untuk bukanya sendiri tempat wisata satu ini buka Selasa-Minggu, tutupnya pada hari Senin saja. Untuk Selasa-Kamis, buka dari mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB sedangkan Jumat-Minggu, buka dari 10.00 – 21.00 WIB. Hal itu terbilang waktu yang cukup panjang untuk menyusuri setiap jengkal dari museum satu ini.

Lokasi dan Rute

Untuk lokasinya sendiri berada di Kabupaten Kaaranganyar. Lebih tepatnya di Jalan Adi Sucipto, Nomor 1, Paulan Wetan, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Museum Sejarah Gula Colomadu

Jika Anda memiliki titik awal di bandara Adi Sumarmo maka waktu tempuh yang diperlukan hanya 10 menit menggunakan kendaraan, pastinya hal itu memiliki jarak yang cukup dekat. Bagi Anda yang datang dari daerah lain dan masih bingung mengenai lokasinya, anda dapat meminta bantuan ke google maps untuk membantu mengantarkannya ke tempat tujuan.

Nah itu dia beberapa informasi mengenai Museum Gula Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah. Bagi Anda yang senang berfoto atau hobi fotografi mungkin tempat satu ini wajib untuk di coba dan dikunjungi. Bangunan begitu keren akan menambah keren hasil foto Anda, jika Anda ingin mengunjunginya jangan lupa untuk mengajak teman, sahabat dan keluarga tentunya.

Gravatar Image
Hallo nama saya deny, salah satu blogger asal Kab. Bogor, Jawa Barat. Saat ini aktiv untuk mengulas blog tentang dunia Teknologi, SEO, dan Wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *