Keraton Kasunanan Surakarta

Napak Tilas Sejarah Keraton Kasunanan Surakarta

Tidak hanya Jogja saja yang memiliki sebuah keraton. Di solo juga ada loh, namanya yaitu Keraton Kesunanan Surakarta dan banyak juga orang menyebutnya dengan Nagari Surakarta Hadiningrat. Keraton ini sendiri terbentuk atau berdiri pada tahun 1755, dengan kesepakatan dari VOC dan Kesultanan Mataram pada masa itu yaitu Pangeran Mangkubumi dan Sunan Pakubuwono III.

Kesepakatan antara 2 pihak tersebut menghasilkan 2 buah wilayah kekuasaan yakni Yogyakarta dan Surakarta, kesepakatan tersebut tercatat di dalam perjanjian Giyanti. Namun demikian nyatanya Kesunanan Surakarta tak dianggap sebagai Kesultanan Mataram, malahan di anggap sebagai sebuah kerajaan yang berdiri sendiri dan memiliki wilayah atau daerah sendiri.

Menurut sejarah yang ada Kesultanan Mataram berakhir saat pemberontakan Trunajaya pada tahun 1677 silam, dimana hal tersebut mengakibatkan sebuah peristiwa pemindahan ibukota oleh Sunan Amaral menuju Kartasura. Namun tak berselang lama terjadi pemberontakan yang mengakibatkan kehancuran dan Kartasura di rebut kembali oleh orang-orang Tionghoa, tepatnya pada tahun 1742.

Pemimpin Pakubuwana II yang berkuasa pada saat itu, lebih memilih menetap di Ponorogo dan mendirikan sebuah istana baru di desa Sala, dimana nantinya tempat tersebut akan di jadikan sebagai ibukota dari kerajaan Mataram yang baru. Pertamanya hanya sebuah bangunan keraton yang hancur lebur, kemudian sang Sunan Pakubuwana memerintahkan untuk membangun kembali keraton tersebut. Letaknya kurang lebih 20 km dari arah tenggara Kartasura, desa Sala serta tepatnya lebih berada di tepi sungai bengawan Solo.

Keraton Kesunanan Surakarta Yang Begitu Mempesona

Nah itu sedikit kisah atau sejarah keraton Surakarta. Pastinya Anda semua penasaran bukan mengenai apa saja si? Di dalam keraton tersebut. Apa yang membuat Keraton Kesunanan Surakarta selalu ramai dan banyak pengunjung yang datang, mari simak terus sampai akhir ulasan di bawah ini.

Daya Tarik

Bangunan keraton yang memiliki arsitektur tersendiri pastinya akan membuat para pengunjung akan semakin tertarik untuk menelusuri setiap jengkalnya. Kebanyakan yang datang ke Keraton yaitu ingin mengenal lebih dalam mengenai sebuah sejarah yang terjadi pada masa lampau. Tak heran jika banyak pengunjungnya kebanyakan anak muda, baik itu mahasiswa maupun pelajar. Tak mengesampingkan para orang tua, Keraton Surakarta juga banyak di datangi oleh para orang tua yang ingin mengajak anaknya berlibur sembari mengenalkan budaya dan sejarah Jawa.

Sembari belajar sejarah, jangan lupa juga untuk berfoto atau selfi bersama keluarga, teman dan sahabat. karena bangunan dan barang-barang yang ada di sana terbilang unik dan menarik, pastinya sangat pas untuk di jadikan sebuah spot foto yang sangat instagramable sekali. Tak hanya itu saja, di area kompleks tersebut juga menawarkan sebuah Sasana Sumewa dan kompleks Kamandungan Lor. Jika Anda kunjungi kedua tempat tersebut, maka Anda para pengunjung akan di suguhi bangunan megah dengan gaya tradisonal Jawa.

Setelah Anda berkeliling ke kompleks tersebut, nantinya Anda akan di bawa untuk berkeliling lagi ke kompleks Sri Manganti dan Kedaton, mungkin di kompleks wisatawan akan banyak menemukan barang-barang pusaka peninggalan kerajaan Mataram Islam. Tak hanya barang-barang pusaka saja disana juga terdapat gamelan, wayang, kursi, meja, keramik dan peralatan lainnya yang digunakan oleh para sultan pada zaman dahulu. Masih banyak lagi barang-barang langka yang mungkin digunakan oleh kesultanan pada zaman dahulu.

Jika Anda datang pada malam-malam tertentu maka Anda akan menemui kesempatan melihat aksi para apdi dalem keraton menabuh gamelan, wayang, dan menari. Kegiatan tersebut dilakukan karena adanya sebuah acara tertentu yang dapat di bilang penting, seperti grebeg, kirabmubeng benteng pada malam satu sura, penganugrahan gelar kehormatan, sekaten dan pusaka sakral.

Alamat

Untuk alamat sendiri Keroton Kesunanan Surakarta berada di Desa Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Bagi pengunjung yang ingin datang langsung saja menuju ke alamat tersebut, bagi Anda yang masih bingung mengenai rute perjalannya dapat juga meminta bantuan kepada google maps untuk membantu menunjukan arah jalan menuju lokasi. Kalau tidak jika Anda sudah masuk ke daerah Pasar Kliwon, Anda tanyakan saja pada penduduk sekitar, pasti akan di tunjukan arah jalan menuju lokasi dari keraton.

Harga Tiket Masuk

Untuk harga tiket masuk pengunjung akan di kenakan biaya masuk tidak terlalu maha, untuk pengunjung lokal pengelola menjatuhi harga tiket sebesar Rp 10.000 sedangkan untuk pengunjung asing atau luar negara akan di kenakan biaya sebesar Rp 15.000 saja. Adapun tambahan lain berupa uang parkir kendaraan yang Anda bawa.

Sejarah Keraton Kasunanan Surakarta

Itu dia beberapa daya tarik di Keraton Kesunanan Solo beserta besaran harga tiket masuknya bagi para pengunjung yang akan datang. Bagi pengunjung yang ingin datang, diwajibkan untuk selalu mematuhi larangan-larangan yang di berikan, seperti tidak boleh menggunakan pakaian terlalu ketat atau terbuka, jaga sopan santun, dan masih banyak lagi larangan-larangan yang musti pengunjung patuhi. Jangan lupa membawa kamera dan selamat berlibur untuk semua.

Gravatar Image
Hallo nama saya deny, salah satu blogger asal Kab. Bogor, Jawa Barat. Saat ini aktiv untuk mengulas blog tentang dunia Teknologi, SEO, dan Wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *